Iaitfdumai.ac.id - DUMAI – Program Studi Hukum Ekonomi
Syariah (HES) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Tafaqquh Fiddin (IAITF)
Dumai menjadi salah satu fokus dalam Rapat Evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru
(PMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang dipimpin oleh Rektor IAITF Dumai, Assoc.
Prof. Dr. H. Muhammad Rizal Akbar, M.Phil., Sabtu (1/8/2026).
Rapat yang berlangsung di Gedung
Rapat IAITF Dumai tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Dr. Windayani, M.Pd.,
Ketua SPI Dr. Hj. Lestary Fitriany, M.E., Direktur Pascasarjana sekaligus Ketua
LPM Dr. Dawami, M.I.Kom., Ketua LP2M Muhammad Farid Firdaus, M.H., Dekan
Fakultas Tarbiyah Dr. Deni Suryanto, M.Pd., Dekan Fakultas Syariah Dr. Susiana,
M.A., Dekan Fakultas Ekonomi Islam Dr. Neneng Desi Susanti, S.H.I., M.Sy., para
ketua program studi, dosen, dan tenaga kependidikan.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan
bahwa penguatan PMB harus dimulai dari fakultas dan program studi sebagai ujung
tombak promosi institusi.
"Langkah strategis PMB kita
kembalikan kepada fakultas. Fakultas dan program studi yang paling memahami
potensi, keunggulan, serta kebutuhan calon mahasiswa."
Beliau juga menegaskan pentingnya
penggunaan data sebagai dasar penyusunan strategi promosi.
"Pendanaan dan data menjadi
titik tolak capaian. Semua langkah promosi harus memiliki ukuran keberhasilan
sehingga evaluasi berikutnya dapat dilakukan secara objektif."
Menurut Rektor, Program Studi Hukum
Ekonomi Syariah memiliki prospek yang sangat luas seiring berkembangnya
industri halal, lembaga keuangan syariah, bisnis syariah, serta meningkatnya
kebutuhan tenaga profesional yang memahami regulasi ekonomi syariah di
Indonesia.
Beliau juga mengingatkan bahwa
pengembangan ilmu hukum ekonomi syariah di IAITF Dumai tidak terlepas dari
identitas kampus sebagai pusat pengembangan Khazanah Islam Pesisir Selat
Melaka.
"Kita ingin melahirkan lulusan
yang mampu mengembangkan ekonomi syariah dengan tetap berpijak pada nilai-nilai
Islam dan warisan keilmuan ulama Melayu."
Pada sesi evaluasi, berbagai masukan
disampaikan mengenai strategi promosi, penguatan branding program studi, serta
publikasi kegiatan akademik agar semakin dikenal masyarakat.
Evaluasi lanjutan akan kembali
dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sebagai bentuk komitmen IAITF Dumai
dalam meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa baru. Melalui strategi yang
terukur, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah optimistis mampu menghasilkan
lulusan yang siap berkiprah di bidang hukum bisnis syariah, lembaga keuangan
syariah, maupun sektor industri halal yang terus berkembang.

.jpeg)